Apa saja faktornya dan Bagaimana Cara Mengatasi Ejakulasi Dini?

Ejakuasi dini adalah  salah satu permasalahan seks yang sering kali dikeluhkan oleh seorang pria. Lain halnya dengan disfungsi ereksi yang membuat pria sulit untuk ereksi, ejakulasi dini adalah ejakulasi yang terlalu cepat terjadi. Tentu saja hal ini merupakan suatu hal yang menjadi momok bagi pria yang sudah memiliki pasangan. Ejakulasi dini dapat terjadi dan dialami oleh satu dari tiga pria dengan rentang umur mulai dari 18 hingga 59 tahun. Kondisi seperti ini sangat mengganggu kualitas dengan pasangan dan membuat pria semakin tertekan.

Pada dasarnya tidak ada waktu tetap yang ideal bagi pria dalam hal ejakulasi dini ini. Dalam melakukan hubungan seksual, setiap pria akan ejakulasi sesuai dengan kepuasannya masing-masing. Sebuah penelitian pernah dilakukan mengenai berapa lama durasi yang baik dalam melakukan hubungan intim. Penelitian ini membuahkan hasil bahwa rata-rata waktu bagi pria untuk mencapai ejakulasi dini adalah sekitar lima setengah menit.

Seperti yang dilansir beberpa artikel di internet, ada dua faktor yang dapat menyebabkan seorang pria mengalami salah ejakulasi dini, kedua faktor tersebut ialah faktor psikologi dan faktor fisik. Faktor-faktor ini yang menjadi alas an utama mengapa seorang pria mengalami ejakulsai dini. Pada faktor psikologi, seseoran dapat mengalami masalah ejakulasi dini jika berada pada kondisi stress, depresi, atau cemas. Selanjutnya pada faktor fisik, ada beberapa kondisi yang menyebabkan seseorang mengalami ejakulasi dini, yaitu berupa gangguan hormon tiroid, gangguan prostat, gangguan reflek, serta gangguan hormon lainnya.

Ada beberpa faktor risiko yang dapat berdampak pada pria jika secara terus-menerus mengalami ejakulasi dini. Beberapa faktor risiko tersebut meliputi :

  1. Disfungsi ereksi. Ejakulasi dini ini akan menjadi lebih parah jika seorang pria mengalami masalah pada mempertahankan ereksi. Ketakutan  akan ketidakmampuan mempertahankan ereksi ini dapat membuat pria baik dengan sengaja maupun tidak sengaja melakukan ejakulasi.
  2. Kondisi kesehatan. Ada beberapa penyakit kronis yang dapat menjadi faktor risiko dalam ejakulasi dini, salah satunya ialah penyakit jantung. Penyakit jantung akan membuat kecemasan dan secara tidak sengaja memaksa untuk melakukan ejakulasi secara cepat.
  3. Stres. Faktor risiko lainnya yaitu stress. Stress dapat membuat pria menjengkelkan dan mengalihkan pikirannya dari hubungan seksual dengan pasangan.

Lalu, bagaimana cara mengatasi ejakulasi dini? Ada beberapa cara mandiri yang dapat dilakukan secara mandiri untuk mengatasi kasus ini. Beberapa cara tersebut ialah :

  1. Olahraga

Cara selanjutnya yang bisa Anda jadikan langkah untuk mencegah ejakulasi dini ini adalah dengan sering melakukan kegiatan olahraga. Anda dapat melakukan olahraga apapun yang dapat mengencangkan otot-otot yang berperan dalam proses ejakulasi. Salah satu cara yang dapat Anda lakukan yaitu senam kegel. Senam kegel ini tidak hanya bermanfaat bagu wanita saja, tapi juga bermanfaat pada pria. Anda dapat melakukan senam ini untuk mengencangkan otot panggul dan otot saluran kemih, karena kedua otot tersebut berperan dalam proses ejakulasi.

  • Relaksasi

Cara pertama yang dapat Anda ambil sebagai langkah preventif dalam mengatasi ejakulasi dini adalah relaksasi. Mengapa hal ini sangat penting? Karena semua hal yang terjadi pada Anda terkait dengan pikiran Anda sendiri, dengan relaksasi Anda dapat mencegah masalah ini terjadi. Pada umumnya, kasus ini akan berhenti dan mereda dengan sendirinya, tapi Anda bisa mempersingkat waktu tersebut dengan berlatih relaksasi. Caranya sederhana, Anda hanya perlu berlatih dengan mengambil nafas panjang untuk menunda ejakulasi.

  • Teknik perilaku

Teknik perilaku ini merupakan  salah satu tips yang dapat dilakukan oleb pria untuk terhindar dari ejakulasi dini. Ada beberapa cara sederhana yang dapat dipilih dilakukan dalam teknik perilaku ini. Salah satunya seperti melakukan masturbasi setidaknya satu jam atau dua jam sebelum melakukan hubungan seksual dengan pasangan agar pria dapat menghindari terjadinya ejakulasi dini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *