Pengertian GATT General Agreement on Tariffs and Trade

 

Sebagai suatu lembaga internasional GATT sejak tahun 1947 berangsur-angsur mempunyai struktur dan tata kerja yang semakin berbentuk, dan dengan regularitas yang mencerminkan suatu organisasi. Untuk menunjang kegiatan tersebut telah didirikan pula Sekretariat GATT yang juga semakin melembaga dengan tenaga personalia yang semakin profesional yang merupakan karyawan organisasi tersebut. status personalia dalam Sekretariat GATT adalah pejabat organisasi internasional atau international civil servant. Pada garis besarnya, setelah beberapa waktu berselang struktur organisasi dan personalia mirip organisasi internasional lainnya, terutama organisasi PBB dan filialnya yang dikenal sebagai United Nation specialized agencies. Untuk keperluan penjelasan mengenai struktur organisasi dan operasi GATT sebagai organisasi internasional, komponen organisasi GATT dapat dibagi atas dua jenis kegiatan yakni ;

 

  1. Struktur kelembagaan sebagai mekanisme untuk pengambilan keputusan yang beranggotakan negara-negara anggota atai contracting parties ; dan

 

  1. Sekretariat GATT yang didirikan untuk menunjang kegiatan negara-negara anggota dalam rangka GATT.[1]

 

Mekanisme GATT terdiri dari lembaga-lembaga berikut, ada tiga organ utama yang bertugas melaksanakan General Agreement, yaitu ;

 

  1. Contracting Parties,
  2. Council of Representatives, dan
  3. Interim Comission for the International Trade Organization.

 

Organ tertinggi dalam GATT adalah Contracting Parties, yang bersidang setahun sekali. Tugas-tugas di antara sidang-sidang Contracting Parties dilaksankan oleh Council of Representative yang diberi kuasa untuk bertindak baik dalam urusan-urusan yang bersifat rutin maupun yang urgent. Council of Representative bersidang sekitar sembilan kali dalam setahun. Interim Comission for the International Trade Organization melaksanakan tugas-tugas Sekretariat bagi Contracting Parties

[1]. H.S. Katadjoemena, GATT dan WTO, Sistem, Forum dan Lembaga Internasional di Bidang Perdagangan, UI-Press, Jakarta, 2002, hlm. 174

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *