Asumsi-asumsi Break Even Point

 

Analisis break even point tergantung pada sejumlah asumsi yang membatasi. Dalam penggunaan analisis break even point harus menggunakan asumsi-asumsi tertentu yang dinyatakan tetap, sehingga analisis ini merupakan analisis yang bersifat statis.

Menurut William K. Carter (2009:283) yang dialihbahasakan oleh Krista analisis CVP (Cost Volume Profit Analysis) atau sering disebut analisis titik impas didasarkan pada asumsi berikut: bahwa semua biaya dapat dipisahkan menjadi bagian variabel dan bagian tetap, bahwa total biaya tetap adalah konstan sepanjang rentang analisis, dan bahwa total biaya variabel berubah secara proposional terhadap perubahan dalam volume (biaya perunit adalah konstan sepanjang rentang yang relevan.

Sedangkan menurut Kasmir (2013:338) asumsi-asumsi dan keterbatasan analisis titik impas adalah sebagai berikut:

  1. Biaya

Dalam analisis titik impas, hanya digunakan dua macam biaya yaitu biaya tetap dan biaya variabel. Oleh karena itu, kita harus memisahkan dulu komponen antara biaya tetap dan biaya variabel. Artinya mengelompokan biaya tetap di satu sisi dan mengelompokkan biaya variabel di sisi lain. Dalam hal ini secara umum untuk memisahkan kedua biaya ini relatif sulit karena ada biaya yang tergolong semi variabel dan tetap.

Untuk memisahkan biaya ini dapat dilakukan melalui dua pendektan sebagai berikut:

  1. Pendekatan analitis, yaitu kita harus meneliti setiap jenis dan unsur biaya yang terkandung satu per satu biaya yang ada beserta sifat-sifat biaya tersebut.
  2. Pendekatan historis, dalam hal ini yang harus dilakukan adalah memisahkan biaya tetap dan variable berdasarkan angka-angka dan data-data biaya masa lampau.
  3. Biaya Tetap (Fixed Cost)

 

Biaya tetap merupakan biaya yang secara total tidak mengalami perubahan walaupun ada perubahan volume produksi atau penjualan (dalam batas tertentu). Artinya kita menganggap biaya tetap konstan sampai kapasitas tertentu saja, biasanya kapasitas produksi yang dimiliki. Namun untuk kapasitas produksi bertambah, biaya tetap juga menjadi lain. Contoh biaya tetap adalah seperti gaji, penyusutan aktiva, bunga, sewa atau biaya kantor, dan biaya tetap lainnya.

 

  1. Biaya Variabel (Variabel Cost)

Biaya variabel merupakan biaya yang secara total berubah-ubah  sesuai dengan perubahan volume produksi atau penjualan. Artinya asumsi kita biaya variabel berubah-ubah secara sebanding (proposional) dengan perubahan volume produksi atau penjualan. Dalam hal ini sulit terjadi praktiknya karena dalam penjualan jumlah beda akan ada potongan-potongan tertentu, baik yang diterima maupun diberikan perusahaan. Contoh biaya variabel adalah biaya bahan baku, upah buruh langsung, dan komisi penjualan biaya variabel lainnya.

  1. Harga Jual

Harga jual maksudnya dalam analisis ini hanya digunakan untuk satu macam harga jual atau harga barang yang dijual atau diproduksi.

 

  1. Tidak ada Peruabahan Harga Jual

Artinya diasumsikan harga jual per satuan tidak dapat berubah selama periode analisis. Hal ini bertentangan dengan kondisi yang sesungguhnya, dimana harga jual dalam satu periode dapat berubah ubah seiring dengan perubahan biaya-biaya lainnya yang berhubungan langsung dengan produk maupun tidak.

 

Sedangkan menurut William K. Carter yang dialihbahasakan oleh Krista (2009:290) menjelaskan bahwa dalam menggunakan analisis biaya-volume-laba (Cost-Volume-Profit Analysis-CVP), manajemen sebaiknya memahami bahwa:

  1. Perubahan dalam biaya variabel per unit mengubah rasio margin kontribusi dan titik impas.
  2. Perubahan dalam harga jual mengubah rasio margin kontribusi dan titik impas
  3. Perubahan dalam biaya tetap mengubah titik impas tapi tidak mengubah rasio marjin kontribusi.
  4. Perubahan gabungan dalam biaya tetap dan variabel dalam arah yang sama menyebabkan perubahan yang tajam dalam titik impas.

 

Berdasarkan penjelasan diatas maka dapat disimpulkan bahwa asumsi-asumsi break even point yaitu biaya tetap, biaya variabel dan harga jual mempengaruhi rasio marjin kontribusi dan titik impas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *